Imbas Penurunan DD 2026, Perpusdes Terancam Minim Anggaran

  • Mar 09, 2026
  • Ainun Jariah

Seiring penurunan perolehan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 yang terasa sangat signifikan, maka berimbas ke pengurangan anggaran tiap lembaga yang memang harus dianggarkan di pos DD seperti Penanganan Stunting, Pendidikan dan Kesehatan.

Berdasarkan PMK Dana Desa Tahun 2026 yang disosialisasikan oleh Pendamping Desa Kecamatan Raren Batuah Pak Hanafi, fokus penggunaan DD Tahun 2026 ada 8 poin khusus yang menjadi prioritas, yaitu :

1. BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa)

2. Penanggulangan Bencana

3. Layanan Dasar Kesehatan Desa

4. Ketahanan Pangan

5. KDMP (Koperasi Desa Merah Putih)

6. PKTD (Padat Karya Tunai Desa)

7. Infrastruktur Digital dan Teknologi

8. Program Sektor Prioritas Lainnnya termasuk Potensi Keunggulan Desa

Maka dari itu ada beberapa program yang sebelumnya dianggarkan di DD sudah tidak dapat tercover lagi, salah satunya adalah kegiatan perpustakaan desa. Tapi pihak DPMDSos memberikan solusi penganggaran perpusdes dialihkan ke dana ADD demi tetap terlaksananya program Pengelolaan Perpustakaan Milik Desa.

Lagipula untuk mendukung program unggulan Bupati Barito Timur yaitu salah satunya pengembangan Perpustakaan Digital, maka operasional untuk perpusdes tetap bisa dianggarkan meskipun minim anggaran karena terbagi dengan pos-pos yang sudah ditetapkan. Rencana Bapak Bupati kedepannya juga akan meng SK kan operator untuk mengelola Perpustakaan Digital ini, yang mana bantuan unit PC sudah terealisasi untuk 30 desa pada akhir tahun 2025 kemarin, yang akan disusul desa-desa yang lain di Tahun 2026 ini.

Semoga kedepannya Dana Desa kembali normal dan anggaran-anggaran yang sudah direncanakan dapat terlaksana dan terealisasi dengan baik.

Salam Literasi